Pages

Monday, May 10, 2010

IbuKu HeRoKu YeAh...SeLaMaT HaRi iBu^_^

HaSiL BeBeLLaN serikandi_ibtisam at 1:48 AM
PeRasaanMu 

Ibuku bukanlah seorang yang terlahir dari keluarga berketurunan bangsawan malah jauh sekali kayangan...
ibuku hanyalah seorang manusia biasa yang berdarah jawa dan dilahirkan di kawasan kampung yang penuh damai...
Ibuku bukanlah seorang yang memiliki nama tambahan di hadapan namanya, ibuku tidak memiliki gelaran wan,raden,puteri,raja,deng,dang...
atau lebih tinggi lagi
datin,datuk,doktor,prof...
bahkan ibuku hanya bergelar seorang anak yang hanya manis bagi diriku dan cukup sempurna namanya seorang ibu buat diriku...


Ibuku bukanlah seorang wanita bernama indah bak indahnya warna pelangi dan mawar yang mewangi di taman...

namun di hatinya tumbuh mekar sebuah taman yang penuh bebunga,debunga,daunan yang cukup mendamaikan...
ibuku tak pernah marah walaupun bekerja membanting tulang 4 kerat...
ibuku tak pernah kasar kepada pesakit yang terlantar di wad hospital.....


Ibuku bukanlah seorang anak yang mengenal manja,
seorang anak yang merengek minta dibelikan boneka,
bahkan sepasang rantai emas pun tak pernah terbelikan,

bagai mimpi panjang yang tak pernah ada akhirnya,



Ibuku semasa remaja tidak berlindung di bawah sebuah rumah nan megah, namun cukup ceria dihuni oleh belasan orang walaupun tanah seakan tak mampu menampung mereka...


Ibuku remaja bukanlah seorang pemudi berseri-seri,
menari-nari di atas kesenangan indahnya masa remaja,
ibuku adalah seorang pemudi berhenti berdiri,
kembali berlari demi meneruskan perjuangan hidup,
membawa pulang segantang beras sebagai upah.


Ibuku remaja bukanlah pemudi yang ditemani dengan rias-rias wajah nan elok, wajahnya hanya dibasahi keringat,
bedak wajah adalah kilauan dari sinaran matahari,

malamnya pula hanya begermelapkan bulan dan bintang...


Ibu menangis hatiku,

jantungku seolah dipicit kuat,

kiranya kau menangis nan pilu kerana tergores hatimu...


Ibu aku bangga denganmu,

Biarpun orang menertawakan mu dulu,

biarpun orangmenyisihkan mu dulu,
kini aku memuji mu ibu,
aku menyanjung mu ibu,
aku dan putra-putri mu yang lain adalah bukti perjuangan mu,
bukti kegigihan mu...



Keringatmu adalah dzikirmu.
Tintamu bukanlah emas ataupun perak.

Ilmu adalah tanganmu, kakimu, dan ketabahanmu.

Kaulah bidadari sesungguhnya wahai ibu.
Darah mu adalah darah mulia bagiku.
Kecantikanmu adalah berkat kesabaran dan perjuanganmu.


Ibu, Sekarang tataplah dinding-dinding rumah kita,
Rumah kita tidaklah megah,

tapi cukup indah kerana adanya kita,
walaupun kita semua kini berjauhan,
jangan lupa untuk menatap potret kami yang mengukir senyuman membawa gulungan ijazah,
bukan…
ini bukanlah milik kami,
ini adalah milik mu Ibu.

Ibu tataplah kembali,
hiburlah dirimu,
lihatlah dalam sebuah bingkai ,
dirimu tersenyum ditemani oleh Ayah,
Juara bagiku didunia ini,
Ingatlah kembali setiap tapak perjalanan mu...


OH DUNIA ...
OH ALLAH
...
IBUKU MASIH ADA

JANGANLAH LUPA PADANYA
AKU MENYERU
dan MERAYU

hanya tangan ini mampu menadah
bagi mendoakan dirimu selalu

IBU...engkaulah HEROku

TeRiMa KaSiH kErAnA MeLaHiRkANku
dengan izin ALLAH

0 SuRaT CiNta:

Post a Comment

 

AkU PeReMpUaN BiAsA Template by Haidanitazzi Blogger Template | Gadget Review